Ekosistem
Danau Sipin
Link
Video
Analisis
Danau Sipin ini sendiri terletak di pinggiran kota Jambi. Lokasi dari
Danau Sipin ini terletak di Simpang Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota
Jambi. Atau lebih tepatnya di samping Fakultas Kedokteran Unja ( Universitas
Negeri Jambi ). Untuk menuju ke lokasi danau sipin ini, anda bisa memilih ingin
menggunakan transportasi apa.
Danau seluas 42 hektar ini di kelilingi oleh tanaman semar dan
ilalang.hutan rangas yg tumbuh secara alami merupoakan tumbuhan yang mamou
menyumbang udara bersih bagi kota jambi. Danau merupakan suatu badan air yg
tergenang air dari beberapa m2 atau beberapa ratus oersegi.dalam ekosistem
danau sipin di sebut danau tapak kuda yg tidak bisa lepas dari sungai Batanghari
yg memiliki pola berkelok kelok.
Ekosistem meruoakan suatu system ekologi oleh hubungan timbal balik
antara makhluk hidup dan lingkungannya.ekosistem sifat nya tidak tergantung
kepada ukurannya namun di tekankan kepada kelengkapan komponen penyusunannya.
Komponen komponen
pembentuk ekosistem terdiri dari :
Abiotik(komponen tak
hidup) : 1. Tanah
2. Air
3. Udara
Biotik(komponn hidup) : 1. Hewan (capung,keong,ikan,burung
dll)
2. Manusia
3. Tumbuhan (paku,eceng gondok, jamur)
Interaksi-interaksi yang terjadi antara fitoplankton yg ada di air
berperan sebagai produsen yg kemudia di makan oleh ikan kecilyang berperan sebagai
konsumen tingkat pertama, selanjutnya ikan kecil dimakan oleh ikan besar
sebagai konsumen tingkat kedua dan ikan tersebut dimakan oleh burung yang merupakan
konsumen dari tingkat keempat dan selanjutnya jalur enegri ini berakhir pada
manusia dengan tingkat konsumen paling atas.
Dampak positif yg terjadi
yaitu :
1.
Dalam aktifitas rumah tangga danau sipin
di pergunakan warga untuk menjadi sumber air bagi kebutuhan hidup mereka
seperti mencuci, mandi dan kebutuhan lainnya.
2.
Danau sipin juga merupakan sumber mata
pencaharian bagi masyarakat sekitar karena danau sipin menyimpan pasokan ikan
yang banyak untuk di pergunakan masyarakat sekitar.
3.
Selain itu danau sipin juga bisa di
manfaatkan sebagai salah satu objek wisata di kota Jambi
Dampak negatif yg terjadi yaitu :
1. Sampah
yang ada di sekitaran danau karena kurang perhatian nya dari masyarakay sekitar
yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan mebuat sampah sampah yang ada
di sungai menggangu organisme yang ada di dalam nya. Bukan hanya itu sampah
yang menumpuk pada gorong gorong air juga dapat menyumbat jalanny air dan dapat
mengakibatkan banjir.
2. Penurunan
kualitas ir di danau sipin disebabkan karena aktivitas manusia yang mebuat
kerambah ikan dalam jumlah besar di sekitaran danau yang tidak sesuai dengai
sarana air bersih dan budi daya perikanan. Penurunan kualitas air ini
menyebabkan pencemaran dan rusaknya ekosistem.
Pada
dasar nya Danau Sipin merupakan salah satu sumber kehidupan bagi manusia yang
ada di sekitar nya. Bukan hanya sumber kehidupan bahkan Danau Sipin pun dapat
dijadikan sebagai objek wisata dan seharus nya kita sebagai manusia yang baik
bisa peduli dan menjaga keadaan Danau Sipin. Contoh nya seperti menjaga
kebersihan Danau Sipin agar tidak mengakibatkan kerusakan terhadap Danau Sipin
tersebut. Mari kita jaga lingkungan kita agar kita dapat merasakan bagaimana
hasil dari apa yang telah kita jaga. Karena pada dasar nya tuhan memberikan
semua yang ada di alam ini untuk kita jaga dan kita gunakan sebagai sumber
kehidupan J
Teori
Secara
harfiah, ekologi mengakar
pada dua kata dari bahasa Yunani yakni Oikos dan
juga Logos. Oikos
berarti rumah atau tempat untuk hidup. Kemudian Logos adalah ilmu. Jadi, bisa
disimpulkan bahwapengertian ekologi secara
sederhana adalah ilmu yang mempelajari mahluk hidup di dalam rumahnya, atau
bisa juga dikatakan bahwa ekologi adalah ilmu mengenai rumah tangga mahluk
hidup. Sebagian ilmuan juga menyepakati bahwa pengertian
ekologi tak lain adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara
organisme dengan lingkungannya. Lebih spesifik lagi, pengertian ekologi bagi
sebagian orang adalah ilmu yang bmencoba untuk memahami dan mempelajari
hubungan antara binatang, tumbuhan, manusia dan juga lingkungannya, bagaimana
mereka hidup, dimana mereka hidup, juga mengapa mereka berada di lingkungan
tersebut.
Pengertian
ekologi ini memang beragam, namun jika dicermati, kita bisa menarik kesimpulan
bahwa inti dati ilmu ini adalah abiotik dan juga biotik. Abiotok adalah segala
sesuatu yang tak hidup sementara biotok merujuk pada organisme-organisme
makhluk hidup. Lebih jauh lagi, secara detil disebutkan bahwa ekoligi
sebenarnya sebuah area belajar dimana pokok kajiannya adalah struktur juga
fungsi ekosistem atau alam termasuk manusia di dalamnya. Ekologi adalah ilmu
yang sangat dasar dan tidak menekankan pada praktek. Dengan demikian, orang
yang belajar ekologi sesungguhnya mempertanyakan beberapa hal, antara lain:
·
Bagaimana sistem alam
bekerja.Bagaimana spesies melakukan proses adaptasi terhadap lingkungan
habitatnya.
·
Hal apa saja yang mereka
butuhkan dari lingkungan habitat tersebut untuk melanggengkan hidupnya.
·
Bagaimana organisme
tersebut melakukan pola interaksi.
·
Bagaimana mereka
mencukupi kebutuhannya akan unsur hara juga energi.
·
Bagaimana organisme
tersebut berlaku dalam sebuah populasi
·
Dan masih banyak lagi
lainnya.
Ekologi Dalam Sejarah
Terkait pengertian ekologi, berdasarkan kajian sejarah, tokoh yang sangat berperan
adalah Ernest Haeckel. Ia adalah seorang ilmuan Biologi yang berasal dai
Jerman. Ia merumuskan bahwa dalam kajian ilmiah, ekologi sebagai ilmu telah
diaplikasikan sejak dahulu kala dan semakin berkembang seiring dengan
perjalanan waktu dan juga selaras dengan evolusi akal manusia. Jika didasarkan
pada perkembangan tersebut, maka ekologi dibagi ke dalam dua kategori yakni Enviromental
Science dan
juga Enviromental
Biology. Dalam
lingkup pengertian ekologi, kita bisa menyimpulkan bahwa aia dalah dasar dari
semua pokok ilmu lingkungan, karena itu ia sering juga disebut dengan istilah
Ilmu Lingkungan. Meski demikian, ekologi sebenarnya memiliki cakupan yang lebih
sempit ketimbang ilmu lingkungan.
Masih
dari pengertian
ekologi yang disebutkan sebelumnya, kita bisa menyimpulkan bahwa ilmu
ini tidak mungkin lepas dari ilmu lainnya. Ekologi terkait dengan ilmu alam
seperti fisika. Sebab ekologi juga mencakup faktor fisik seperti misalnya suhu,
cahaya dan hal lain yang juga dipelajari dalam Fisika. Ekologi juga tertaut
dengan ilmu Kimia juga ilmu bumi antariksa. Dalam kaitannya dengan ilmu kimia,
ekologi menganalisa proses sintesis juga peristiwa kimia yang terjadi dalam
tubuh organisme. Sementara itu, sama dengan kajian ilmu antariksa, ekologi juga
mempelajari musim, perubahan dari siang ke malam, sedimentasi dan lain-lain.
Lebih lanjut, jika merunut pada ekosistem, maka ekologi juga terkait dengan
ilmu sosial sebab ia juga membahas populasi dan komunitas dari organisme.
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara
organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”)
dan logos (“ilmu”). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang
mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk
hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai
kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Pembahasan
ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen
penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor biotik antara lain suhu,
air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk
hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga
berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu
populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu
sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi,
biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani
yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi
yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
Ekowilayah
bumi dan riset perubahan iklim ialah dua wilayah di mana ekolog (orang yang
mempelajari ekologi) kini berfokus
Ekologi
dalam politik
Ekologi
menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk
gerakan konservasi, kesehatan, lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang.
Saat semuanya digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut
gerakan hijau. Umumnya, mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar
moral manusia dan prioritas politik, seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia
dan keharmonisan sosial, dan ekonomi yang lebih baik.
Orang yang
memiliki kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah
mengatur ke dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam
kebanyakan partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi
buat melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi. Seringkali
argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang dilakukan
akademisi juga.
Ekologi
dalam ekonomi
Banyak ekolog menghubungkan ekologi
dengan ekonomi manusia:
- Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana
manusia membuat kehidupan. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya
membuat kehidupan.
- Mike Nickerson mengatakan bahwa “ekonomi tiga perlima
ekologi” sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah, yang mana
ekonomi menganggap dilakukan “untuk bebas”.
Ekonomi
ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi
dengan lainnya, namun susah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi
bagian ekologi, dan ekonomi mengabaikannya salah. “Modal alam” ialah 1 contoh 1
teori yang menggabungkan 2 hal itu.
Ekologi dalam kacamata antropologi
Terkadang
ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak
metode buat mempelajari satu hal yang yang kita tak bisa tinggal tanpa itu.
Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita are dipengaruhi
lingkungan kita, ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi
tubuh dan pikiran kita.
Beberapa
orang berpikir mereka hanya seorang ilmuwan, namun paradigma mekanistik
bersikeras meletakkan subyek manusia dalam kontrol objek ekologi — masalah
subyek-obyek. Namun dalam psikologi evolusioner atau psikoneuroimunologi
misalnya jelas jika kemampuan manusia dan tantangan ekonomi berkembang bersama.
Dengan baik ditetapkan Antoine de Saint-Exupery: “Bumi mengajarkan kita lebih
banyak tentang diri kita daripada seluruh buku. Karena itu menolak kita.
Manusia menemukan dirinya sendiri saat ia membandingkan dirinya terhadap
hambatan.”
Beberapa Cabang Ilmu dari Ekologi
Karena sifatnya yang
masih sangat luas, maka ekologi mempunyai beberapa cabang ilmu yang lebih
fokus, yaitu:
- Behavioural ecology
- Community ecology or synecology
- Ecophysiology
- Ecosystem ecology
- Evolutionary ecology
- Global ecology
- Human ecology
- Population ecology
Tidak ada komentar:
Posting Komentar